REVIEW BUKU : RUMAH TEPI KALI karya Dedy Vanshopi

Sebenarnya aku sudah membaca beberapa cerita lewat tulisan-tulisan di Facebooknya si pemulis, namun sungguh ada nuansa lain ketika membaca kembali pada kumpulan cerita pada buku ini. Emosinya lebih teracik sempurna, seperti halnya langkok bumbu gulai. Semua emosi seolah hadir menemani setiap rangkaian cerita yang ditulis dengan sederhana, namun dalam makna. Bahasanya ringan, membacanya tidak memerlukan konsentrasi tingkat tinggi, hanya perlu fokus agar jalan ceritanya dapat.😂🤭 
 
Rumah yang Tak Pernah Dipugar.. Sikap keukeh Pak Kardi mempertahankan keorisinalan rumah reotnya demi memberikan nilai untuk kehidupan sesudahnya, padahal untuk mengganti rumah itu menjadi sebuah istana anak-anaknya akan melakukannya dengan senang hati, sungguh sebuah sikap antimainstream, penuh nilai untuk zaman sekarang.
 
Aku sungguh terharu, ingiin rasanya hadir menjadi bagian dari kehidupan Pak Kardi.🏆 Pak Kardi "Kurasa kalian tak benar-benar ingin memugar rumah ini. Kalian hanya ingin memperbaiki asal-usul kalian. Kalian hanya ingin menyelamatkan nama kalian yang terganggu oleh rumah ini. Kalau kalian ingin membangun istana, bangunlah rumah kalian sendiri, agar anak-anak kalian merasa bangga tak seperti anak-anakku.' Ucapan Pak Kardi yang paling luar biasa menurutku. Dalam makna, dan melecut keras sikap terlalu berbangga diri pada anak dan dunia.
 
Tawa Kang Darsan.. Ketika tenaganya mengisi kolah tempat wuduk jemaah mushalla setiap pagi dan petang harus diganti dengan mesin Sanyo tawanya berubah menjadi kesedihan. Dengan apa lagi ia bisa mengirimkan pahala untuk simboknya yang telah lama meninggal. Sedekah, ia tak berharta. Menjadi imam, pentausiah, pemahaman agamanya ala kadarnya. Muadzin, ia merasa tak memiliki suara yang setidaknya standar.. Ceritanya sungguh mengharukan. Menampar kita, siapa saja yang memiliki kekuatan otot. Mengejek kita, manusia yang kelebihan harta, namun tak berminat meniti jalan Tuhan. Pasti kalah pamor dengan Kang Darsan di mata Allah SWT. 
 
Drama Televisi Ayah yang Lemah Balas Dendam Bapak Aku selalu tidak bisa menahan haru ketika sosok ayah mengambil peran dalam sebuah cerita. Dan tiga judul ini ngena banget. Terima kasih Romo telah berbagi indahnya pengalaman Romo.
 
Permintaan Kakek Tuhan yang Terpojok Melesetnya Doa Ibu Lunas Sebuah bukti kasih sayang Allah SWT selalu hadir dan mengintai pada waktu dan orang yang tepat. Sebuah pelajaran bahwa keyakinan adalah kekuatan hidup.
 
Persahabatan Botol dan Tasbih Ma'il dan Nurdin sebuah bentuk persahabatan yang pada awal dan akhirnya dikawal oleh Allah swt. Ketulusan Tasbih menyayangi Botol berujung pada Rahmat Allah SWT. Mengharukan.
 
Sembilan belas cerita dalam buku ini penuh makna. Dalaaaam banget dan sungguh berisi nilai-nilai hidup yang hanya didapat oleh seorang penulis yang diberi hikmah oleh Allah SWT. Untuk yang minat membeli bukunya, bisa lewat tokopedia, shopee, ataupun lewat wa untuk mendapatkan tanda tangan.
 

Komentar